Cara Pemakaian Turbuhaler

Turbuhaler merupakan jenis inhaler yang berbentuk tabung, dan didalamnya terdapat obat bentuk bubuk kering. Jenis inhaler ii digunakan dengan cara menghisap obat melaluli mulut, dan kemudian diteruskan ke paru-paru.

Penderita tidak akan kesulitan ketika menggunakan turbuhaler ini, karena tidak perlu menyemprotka obat terlebih dahulu. 1 produk turbuhaler mengandung 60 – 200 dosis.

Ada indikator dosis yang akan memberitahu apabila obat hampir habis. Cara pemakaian turbuhaler yaitu diputar dan dilepas penutup turbuhaler. Pegang turbuhaler dengan tangan kiri dan menghadap atas, lalu dengan tangan kanan putar pegangan atau grip kearah kanan sejauh mungkin.

Selanjutnya putar kembali keposisi semula sampai terdengar suara klik, hembuskan nafas maksimal diluar turbuhaler, letakkan mouth piece diantara gigi, rapatkan kedua bibir supaya tidak ada kebocoran disekitar mouth piece.

Berikutnya tarik nafas dengan tenang sekuat dan sedalam mungkin, sebelum menghembuskan nafas, keluarkan turbuhaler dari mulut. Apabila yang diberikan lebih dari satu dosis, ulangi tahapan dengan selang waktu 1 – 2 menit, lalu pasang kembali tutupnya.

Lebih jelasnya berikut cara pemakian, pemeliharaan, dan penyimpanan turbuhaler yang baik dan benar sesuai aturan yang tertera pada kemasan.

Cara pemakaian turbuhaler :

  1. Lepaskan tutup turbuhaler, tarik inhaler ke atas
  2. Putar turbuhaler kekanan, selanjutnya kekiri dengan cepat, kemudian akan terdengar suara “KLIK”
  3. Keluarkan atau buang nafas
  4. Letakan turbuhaler diantara mulut dan bibir, condongkan kepala ke belakang sedikit
  5. Hisap obat dengan menarik nafas kuat dan dalam
  6. Keluarkan alat dari mulut
  7. Tahan napas 5 – 10 detik, kemudian bernafaslah secara perlahan
  8. Tutup kembali turbuhaler dan berkumur dengan air hangat

Cara pemeiharaan turbuhaler : Bersihkan bagia luar corong dengan kain atau tisu kering secara teratur. Terutama sesudah pemakaian. Ingat! jangan gunakan air atau cairan lainnya untuk membersihkan corong.

Cara penyimpanan turbuhaler :

Tips bagi yang menggunakan turbuhaler :

  1. Jangan gunakan bersamaan dengan orang lain
  2. Jangan menggunakan lebih dari dosis yang dianjurkan
  3. Hindari penyebab timbulnya asma
  4. Bawa selalu turbuhaler kemanapun pergi
  5. Cek tanggal kadaluarsa turbuhaler
  6. Cara mengetahui sisa dosis : 10 dosis terakhir ditandai dengan adanya indikator merah pada couter dosis

Itulah informasi yang bisa disampaikan pada situs Obatanak.net ini, semoga apa yang sudah disampaikan diatas bisa bermanfaat dan bisa dijadikan referensi bagi semua pembaca.